Pertanyaan Dan Jawaban

Suatu hari di mana matahari itu tepat pada atas kepala, dan panas pada hari itu terasa membakar kulit, sambil berjalan mencari objek yang mampu ku dapat presentasikan  di depan kelas, tiba-tiba aku melihat seorang anak sedang memegang gitar dengan rasa penasaran aku mulai mendekati sacara perlahan untuk mengetahui apa yang sedang dialakukan. Anak tersebut mulai memetikan jarinya pada senar gitar tua itu,dia mulai mencoba memainkan sebuah lagu. awalnya ku berfikir ia sedang latihan sebuah lagu.

Apa yang kalian pikirkan ? pasti banyak dari kalian berfikir bahwa anak tesebut adalah seorang pengamen yang ada di jalan-jalan, ku sepat juga memikirkan hal yang  sama,oleh karena itu ku tinggalkannya. namun itu salah karena ketika sorehari ku melewati jalan yang sama ku mendengar sebuah lagu yang belum pernah ku dengar di radio ataupun diaplikasi manapun, lagu yang indah dan juga menyayat hati lalu ku mencoba mencari sumber bunyi itu,setelah mencari ku menemukan sumber bunyi itu ternya berasal dari anak yang ku lihat suatu siang, ku merasa heran lalu dengan perlahan mendekatti anak itu, setelah itu ku duduk di sampinya dan mulai bertanya ku bertanya ” apakah kamu bisa bermain gitar?” kata ku basa-basi,lalu anak tersebut menjawab “saya tidak bisa sama sekali memainkan gitar ini, satu lagupun tak mampu saya kuasai”, sontak ku terkejud dalam hati dan sambil terheran-heran,lalu ku bertanya ” terus ke napa tadi ku dengar suatu lagu indah yang belum pernah ku dengar dari gitar dan suaramu”, lalu anak itu menjawab ” saya tidak memainkan gitar itu pada aturan yang berlaku”,ku tetap masih merasa heran lalu ku bertanya” bagaimana kau memainkan gitar itu, lalu anak itu tunjukan pada ku.

Ternyata memang apa yang dia katakan benar,namun dia memainkan lagu itu dengan cara memetikan gitar dan merasakan bunyi itu pas atau tidak, dia memainkan sebuah lagu dengan hatinya bukan tengan cara yang telah di berikan. lalu ku bilang kepadanya “kamu berbakat”,lalu ia menjawab ” saya tidak berbakat karena saya tau sampai mana batas saya, namun saya dapat melakukan ini karna saya mau melewati batas itu”, lalu ku pun sontak terdiam  mendengarkan jawaban yang ia berikan,setelah beberapa saat ku mulai berbicara “kau memang hebat bukan cara main gitar mu saja namun juga dengan pemikiran mu” “baik saya mau pulang namun jangan lupa teruskanlah itu ” lalu akupun pergi meninggalkan anak itu.

Di sini aku dapat pengajaran bukan hanya orang yang berbakat yang dapat maju, namu orang yang tidak terdugapun dapat mampu melakukannya asal dia mau melewati batasan yang ada. dengan kesimpulan ini aku mengakhiri cerita ini,sekaligus perjalanan yang amat panjang.

cerita ini cerita fiksi bukan kenyataan namun. saya yakin di luar sana banyak orang yang sama dengan cerita ku. semoga semua terinspirasi,dan sekaligus pengajaran. 🙂

 

Advertisements

Waktu Pengingat

tik…tok…tik…tok…waktu terus bergulir tanpa henti
ku menuju ke sebuah rumah tua
lalu ku mengintip dari jendela
terlihat berbagai benda bersejarah berada didalamnya

tik…tok…tik…tok…beberapa detik telah belalu
ku mulai masuk dan memperhatikan kembali
betapa sedih hatiku melihat semua ini di tinggalkan
benda-benda itu menjadi kotor dan kusam seperti habis dimakan waktu

tik…tok…ti…tok..beberapa menit telah berlalu
dimana harga diri kaum muda kita?!!!
apakah sejarah kita telah musnah akibat waktu?!!!
apakah nasionalisme kita telah mati?!!!

tik…tok…tik…tok…kurasa hari sudah hampir berganti
akan ku kembalikan kenangan yang dulu
akan ku bersihkan sejarah yang telah ternodai
akan ku rangkai kembali nasionalisme

by:Gideon Sagacius Vivo Talahatu